Oleh: hurahura | 23 April 2016

Arca Ganesha Karangkates

Karangkates-1Arca Ganesha dari Karangkates, bentuknya unik karena berada dalam posisi berdiri

Minggu, 17 April 2016 bertepatan dengan konvoi Arema di daerah Malang, saya menyempatkan diri untuk mencari letak keberadaan arca Ganesha Karangkates, yang katanya tidak jauh dari bendungan Karangkates. Meskipun waktu menunjukan pukul 12.00, tepat saat matahari berada di tengah, namun tidak menyurutkan niat saya untuk mencari letak dari arca Ganesha tersebut. Satu-satunya andalan saya adalah informasi dari salah seorang teman di Facebook.

Sesuai namanya ternyata Arca Ganesha Karangkates berada di Desa Karangkates, Kecamatan Sumber Pucung, Kabupaten Malang. Akses menuju arca Ganesha tersebut cukup mudah. Keberadaan arca ini tepat di belakang Perumahan Jasa Tirta.

Kalau ingin ke sana, dari arah Malang ke Bendungan Karangkates, kemudian lewat lajur yang biasa dilewati bus dan truk. Di sebelah kanan jalan, sebelum jalan turunan, ada Masjid dan Perumahan Jasa Tirta. Di sebelah perumahan ada jalan ke kanan. Dari pintu masuk Perumahan Jasa Tirta, kurang lebih 500 meter akan ditemukan pohon beringin besar.

Keberadaan arca Ganesha Karangkates tepat di sebelah pohon beringin tersebut. Jika masih bingung tanyalah kepada warga sekitar Bendungan Karangkates, maka akan ditunjukkan arah menuju Ganesha tersebut.

Arca Ganesha Karangkates sangat unik. Sampai sejauh ini merupakan satu-satunya Ganesha dengan sikap berdiri yang berada di Indonesia. Kabarnya Ganesha dengan sikap berdiri awalnya ada dua. Yang pertama Ganesha Karangkates ini dan yang satunya ditemukan di daerah Gunung Semeru, tetapi sudah dibawa ke Leiden.

Lebih menarik, arca Ganesha ini utuh. Sebaliknya kebanyakan arca lain ditemukan dalam kondisi rusak. Arca Ganesha ini merupakan ciri dari Singosari dengan bukti ukirannya yang detil/ngrawit. Pada era Singosari seni arsitektur dijunjung tinggi.

Juga terdapat simbol matahari dan bulan pada arca Ganesha tersebut. Ganesha Karangkates ini menunjukkan ciri-ciri Tantrayana, antara lain menggunakan atribut yang menyeramkan sebagaimana tergambar pada tengkorak dan ular. Ganesha ini disebut juga sebagai viknavikneswara atau Dewa penolak balamarabahaya. Ganesha viknavikneswara biasa diletakkan di tempat yang angker/wingit, sungai tempuran, dan gunung.

Ganesha Karangkates menggunakan atribut senjata, yaitu tangan kanan atas memegang parasu atau kapak, tangan kiri atas memegang aksamala atau tasbih, dan kedua tangan depan memegang mangkuk tengkorak. Pada mahkota yang digunakan terdapat motif ardhachandra kapala atau bulan sabit dimakan oleh kala. Terdapat upawita atau tali suci berwujud ular yang menyelempang di dadanya.

Bagian kaki Ganesha menggunakan jarik dengan motif ardhachandra kapala. Ukuran Ganesha ini kurang lebih dua sampai tiga meter. Kebanyakan arca Ganesha berdiri atau duduk di atas padma atau bunga teratai. Berbeda dengan Ganesha Karangkates ini yang malah berdiri di atas tengkorak yang berjumlah sembilan.


Galeri foto:

Karangkates-2

Adanya tengkorak menunjukkan aliran Tantrayana

Karangkates-3

Parasu atau kapak yang dibawa Ganesha

Karangkates-6

Ganesha menggunakan jarik yang bermotifkan ardhachandra kapala

Laporan dan foto: Joko Laksono Putro


Responses

  1. Aset bangsa yg membanggakan.Kita wajib,menjaga nya


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: