Oleh: hurahura | 1 April 2012

Arkeolog: Gunung Padang Bukan Piramida

Wisatawan berkunjung ke kawasan punden berundak Gunung Padang, Desa Karya Mukti, Kecamatan Campaka, Cianjur, Jawa Barat, Minggu (29/1). Akses jalan yang buruk membuat situs megalitik terbesar di Asia Tenggara ini masih kurang populer kalangan umum. TEMPO/Prima Mulia

tempo.co, Kamis, 29 Maret 2012 – Peneliti dari Pusat Arkeologi Nasional (Arkenas) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harry Truman Simanjutak, membantah anggapan bahwa situs Gunung Padang adalah bagian dari Atlantis. “Bahkan, situs tersebut belum bisa dikatakan sebagai piramida,” ucapnya pada Kamis, 29 Maret 2012.

Harry yang berbicara dalam acara “Rembuk Arkeologi Situs Gunung Padang” menyatakan situs Gunung Padang ada di zaman yang lebih muda daripada yang selama ini diperkirakan. “Banyak yang menyangka bahwa situs tersebut berasal dari zaman 11.000 tahun yang lalu,” ucapnya.

Angka 11.000 tersebut muncul dari pendapat Plato mengenai keberadaan Atlantis dalam bukunya Timeaus dan Critias. Dalam buku tersebut Plato menyebut adanya sebuah peradaban yang sangat maju yang belakangan dikenal dengan nama Atlantis.

Menurut Harry, pendapat Plato itu membuat banyak peneliti berlomba-lomba mencari keberadaan Atlantis. “Hingga akhirnya ada buku karya Arysio Santos yang mengatakan bahwa Atlantis ada di Indonesia, tepatnya di Tanah Sunda,” kata Harry.

Hanya saja Harry berpendapat kesimpulan Santos tidak tepat karena peradaban moderen di daerah tersebut baru muncul 6.000 tahun yang lalu. “Sedangkan Santos masih berpegang pada 11.000 tahun lalu,” ujarnya.

Menurut Harry, pada 12.000 tahun tersebut, peradaban manusia masih pada fase Megalitikum dan peralatan yang digunakan masih terbuat dari batu seadanya. “Memasuki 8.500 tahun lalu masuk Neolithikum, tetapi tetap belum bisa dibilang maju,” kata dia.

Di Indonesia keberadaan peradaban maju baru masuk sekitar 4.000 tahun lalu. “Sehingga argumentasi Santos lemah,” ucapnya. Dia juga menyanyangkan Santos membuat penelitian, tetapi tidak pernah turun langsung ke Situs Gunung Padang.

Situs Gunung Padang terletak Kampung Gunung Padang dan Kampung Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Cianjur. Situs ini berbentuk punden berundak yang terbesar di Asia Tenggara. Luas bangunan purbakalanya sekitar 900 meter persegi dengan luas areal situs kurang lebih sekitar 3 hektar. (SYAILENDRA)


Responses

  1. peradaban masa lalu nusantara adalah moyangnya peradaban yunanai kuno,mereka tidak membanngun candi, akan tetapi mereka mendirikan bangunan diatas ketinggian/pegunungan, yang menjadi mitos kuda zeus oleh yunani kuno, sebenarna sebuah team penjelajah/pencari hunian baru, nama team ini SEMBARANI, berlambang kuda putih, peradaban nusantara masa lalu juga mempunyai penjelajah laut yang dinamakan GUNGMAURANG, yang berlambangkan harimau dan mempunyai pasukan keamanan/tentara/ pasukan khusus yang dinamkan KANANTAN, berlambangkan ayam jago, alfabet mereka adalah proto dari semua alfabet sesudahnya, alfbet mereka berbentuk gambar2 hewan, ini terjadi saat dunia masih dalam satu negara, pusat peradaban ini di sumatera saat sumatera masih jadi dataran tinggi yang mempunyai empat gunung purba raksasa, 2 gunug berdekatan/kembar, 2lagi dikiri dan dikanan, ke empat gunung ini melebihi eferes besarnya sehingga hampir seluruh dataran tinngi sumatera menjadi kaki dari gunung ini, nama dari gunung ini BANUA/BANUANG, gunung kembar sebagai pusat peradaban ini dinamkan MANGKUBOA, berlambangkan burung elang/ sebagai pusat pimpinan tertinggi, yang membangun candi dan piramida, adalah peradaban berikutnya, mereka membangun untuk mengenang kebesaran peradaban ini yang pernah ada sebelum mereka, patung dan ukiran2 bergambar hewan ini sebagai simbol, mengenang tokoh2 peradaban yang hilang ini disesuaikan dengan nama gelar penguasa/ kepala suku dimasa itu yang semua berlambang hewan, jika waktu dibalik kita tidak menggunakan alfabet huruf, mungkin di museum imam bonjol mungkin kita hanya akan menemukan patung harimau, karan imam bonjol dan teman2nya bergelar hariamau nan salapan,


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: