Oleh: hurahura | 16 Oktober 2010

Topeng Diusulkan Menjadi Warisan Dunia

KOMPAS Minggu, 10 Okt 2010 – Kekayaan Nusantara berupa topeng klasik diusulkan menjadi salah satu warisan budaya dunia. Para budayawan dan aktivis kini giat mempromosikan topeng dan melakukan riset untuk menembus misi tersebut.

Peggy Melati Sukma, duta topeng Nusantara, Sabtu (9/10) di Kota Cirebon, Jawa Barat, mengatakan, topeng-topeng yang tersebar di Nusantara menjadi kekayaan bangsa ini sejak lama. Dari inventarisasi yang telah dilakukan, sudah ditemukan ratusan jenis topeng yang tersebar di sejumlah daerah.

Topeng juga menjadi bagian dari kesenian tari tradisional, di antaranya di Cirebon, Malang, Bali, dan beberapa daerah lain, sejak berabad-abad lalu.

Salah satu langkah untuk membawa topeng ke kancah dunia adalah Festival Topeng Nusantara (FTN) 2010, yang puncaknya diadakan di Cirebon, Sabtu.

FTN yang digagas Yayasan Prima Ardian Tana itu mulai digelar Juli lalu. Setelah itu dilanjutkan pentas dan pameran topeng dari sejumlah daerah di Cirebon dan workshop pembuatan topeng lintas generasi yang melibatkan seniman, budayawan, serta artis Jakarta.

Minggu pagi ini, Festival Topeng dibuka dengan pemecahan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (Muri), yakni pembuatan 5.000 topeng yang melibatkan 500 siswa sekolah di Cirebon. Pembuatan topeng dalam waktu sehari ini akan memecahkan rekor sebelumnya di Jawa Timur.

Menurut Peggy, pihaknya melibatkan siswa sekolah karena merekalah yang akan meneruskan tradisi topeng itu kelak.

“Pada puncaknya nanti, kirab delapan kesenian topeng dari delapan daerah akan dipentaskan. Kami mengundang tamu tidak hanya dari dalam negeri, tetapi juga tamu dari 40 negara lain,” katanya.


Tidak hanya pajangan

Budayawan menyambut baik usaha mengangkat kesenian topeng ke mancanegara itu. Budayawan Cirebon, Nurdin M Noer, mengatakan, sebagai produk budaya, topeng sudah populer di Nusantara. Tidak hanya sekadar menjadi pajangan, tetapi topeng juga menyatu dengan tarian.

Di tempat ia dibesarkan, yakni Gegesik, Cirebon, kesenian topeng menjadi bagian dari hidup masyarakat, tetapi itu 20-30 tahun lalu. Kini seiring dengan masuknya budaya baru, pamor topeng kian meredup.

“Suatu hal yang pantas diapresiasi jika ada yang menggerakkan lagi tarian topeng ke pentas dunia,” katanya.

Nurdin menambahkan, para penerus empu topeng dan penari topeng kini juga berkurang. Saat ini, penerus topeng yang ada sekadar menguasai teknik, tetapi tak sepenuhnya mewarisi filosofi topeng itu sendiri. Keeksistensian padepokan atau sanggar tari topeng pun tidak sekuat dulu.

Nurdin berharap penyelenggaraan FTN 2010 benar-benar menjadi awal kebangkitan seni topeng Indonesia.

Abas Roni, perajin topeng yang menyiapkan bahan baku pembuatan 5.000 topeng pada FTN 2010, menyambut baik festival yang akan menjadi ajang apresiasi kesenian topeng. Dia juga berharap topeng bisa menjadi ikon baru Cirebon.

Apalagi selama ini tari topeng identik dengan budaya dan tradisi Cirebon. “Selain batik, saya harap Cirebon dikenal dengan topengnya,” ujar Abas.

Ia menyebutkan, untuk membuat topeng kayu yang biasa dikenakan penari topeng lama dan mahal. Abas bersama perajin topeng yang tersisa berkreasi membuat topeng yang lebih mudah, murah, dan bersifat dekoratif. Bahan baku kayu diganti dengan fiber dan karet yang harganya lebih murah.(NIT/THT)

Iklan

Responses

  1. Saya tertarik sekali mengikuti kegiatan penggalian arkeologi, utamanya paleontolologi. Apakah saya boleh mampir kesitus yg sedang anda garap, terutama yg di Maneungteung, apa ada prasyarat untuk hadir kesitu ?
    Terima kasih sempat baca komentar ini.

    Wasalaam.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: