Oleh: hurahura | 22 Juli 2013

Kapak Tiongkok 4.500 SM Dipoles Lebih baik dari Teknologi Modern

erabaru.net, Sabtu, 13 Juli 2013 – Banyak orang berpikir teknologi modern sangat maju, tetapi menurut Dr. Peter J. Lu, peneliti pasca doktoral di Universitas Harvard, orang-orang Tionghoa pada tahun 4.500 SM mampu melakukan lebih baik dalam memoles permukaan benda menjadi datar dan halus dari yang kita lakukan saat ini dengan teknologi kita yang paling canggih.

Dr. Lu bekerja dengan timnya dalam meneliti empat kapak Tiongkok kuno yang ditemukan pada tahun 1990-an, tahu benar apa yang ia katakan ketika ia menyebut tentang pemolesan. Peneliti mengajukan artefak Neolitik ke sejumlah uji coba ilmiah, membuktikan bahwa kapak-kapak itu hanya bisa dibuat dengan menggunakan teknik-teknik canggih yang menggunakan berlian.

Berdasarkan budaya Sanxingcun dan Liangzhu, empat kapak upacara adat ini dibuat antara tahun 2.500 dan 4.500 SM. Meskipun pada awalnya dipercaya bahwa bahan yang digunakan untuk pemolesan itu adalah kuarsa, tim Lu menunjukkan bahwa itu adalah pemikiran yang keliru.

Kapak-kapak ini diajukan ke pemeriksaan USG elektronik, difraksi radio-grafis, dan pemeriksaan dengan mikroskop elektron. Disimpulkan bahwa 40 persen dari kapak ini terdiri dari korundum, sebuah batu yang juga dikenal sebagai ruby ​​ketika berwarna merah. Korundum ini dikenal sebagai bahan yang paling keras kedua di planet ini. Kinerja pemolesan halus yang ditunjukkan pada artefak ini kemungkinan hanya bisa dicapai dengan menggunakan bahan yang lebih keras dari korundum, yaitu berlian, yang sebelumnya telah diyakini pertama kali digunakan pada tahun 500 SM di India.

Untuk mengonfirmasi hipotesis ini, Lu mengambil sampel kapak tertua dan menggunakan mesin modern dengan bahan berlian, albumin, dan silika untuk memoles mereka.

kapak-tiongkokKapak korondum dipoles dengan berlian dari budaya Zaman Neolitik Liangzhu, Tiongkok kuno, 2500 SM (Screenshot via youtube)

Hal yang mencengangkan para ilmuwan, mikroskop elektron mengonfirmasi bahwa pemolesan yang paling menyerupai kapak kuno itu adalah dengan menggunakan berlian. Bahkan, kerajinan yang dilakukan terhadap kapak berabad-abad sebelum era kita lebih indah daripada pekerjaan yang dilakukan dengan instrumen presisi modern.

Melalui penelitian terhadap kapak upacara adat Tiongkok ini, para ilmuwan sekarang memiliki pengetahuan yang lebih solid mengenai teknik pemolesan kuno, yang memungkinkan mereka untuk menjelaskan kelimpahan benda halus yang diukir seperti batu giok. Namun demikian, banyak pertanyaan yang masih ada dalam hal bagaimana “manusia gua” Tiongkok bisa membuat kapak terbaik dan halus sepanjang sejarah. (EpochTimes/sen)

Ditulis oleh: Leonardo Vintini

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: