Oleh: hurahura | 28 Februari 2015

NIIS Mengulangi Aksi Taliban

Men use sledgehammers on a toppled statue in a museum at a location said to be MosulREUTERS/REUTERS TV

Dua pria menggunakan palu besi menghancurkan patung di museum yang disebut berada di Mosul, Irak, dalam foto yang diambil dari video tak bertanggal yang dipublikasikan Kamis (26/2) ini. Kelompok radikal Negara Islam di Irak dan Suriah (NIIS) di Irak utara menghancurkan koleksi patung dan ukiran yang tak ternilai harganya dari era Assyria kuno, yang oleh para arkeolog disebut kerusakan tak terhingga bagi catatan sejarah peradaban manusia.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 14 Februari 2015

Kediri, Negeri Seribu Cagar Budaya

Arca Garuda Wisnu KencanaKOMPAS/RUNIK SRI ASTUTI

Yudi (72), penjaga situs Semen di Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, membersihkan debu yang menempel di arca Garuda Wisnu Kencana, Rabu (11/2). Situs pemandian raja dari Kerajaan Kediri yang ditemukan tahun 1999 itu menjadi salah satu tujuan wisata minat khusus.

Dio (10), pelajar kelas IV sebuah sekolah dasar, terpaku memandang arca Garuda Wisnu Kencana di tebing sungai di tengah hamparan tanaman cabai dan tebu di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Rabu (11/2). Kepalanya menggeleng dan mulutnya menggumam.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 6 Februari 2015

Candi Lumbung Sulit Dikembalikan ke Lokasi Asal

Candi Lumbung saat ini sulit untuk dikembalikan ke lokasi asalnya di tepi Kali Apu di Desa Sengi, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, karena area itu masih rawan diterjang banjir lahar hujan. Untuk sementara, candi tersebut akan dipertahankan di lokasinya yang baru hasil pemindahan di Desa Krogowanan, Kecamatan Sawangan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 5 Februari 2015

Pertama Kali, Pelaku Perusakan Didenda

Rusak-1Sejumlah kerusakan cagar budaya

Majelis hakim Pengadilan Negeri Yogyakarta memvonis denda Rp 500 juta kepada dua terdakwa perusakan gedung SMA ”17” 1 Yogyakarta, Mochamad Zakaria dan Yogo Trihandoko. Gedung itu merupakan bangunan cagar budaya. Kedua terdakwa juga berjanji memperbaiki bangunan yang telah mereka rusak itu.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 3 Februari 2015

Mengakrabi Percandian di Batu Jaya

Susi-01KOMPAS/YUNIADHI AGUNG

Petugas sedang mengamati situs Serut 1A di kompleks Candi Batu Jaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Selasa (20/1). Proses ekskavasi di situs ini dimulai pada tahun 1996 dan terdapat 53 titik temuan arkeologis, termasuk percandian peninggalan Kerajaan Tarumanegara dari abad ke-5 Masehi.

Situs percandian Batu Jaya di Karawang, Jawa Barat, ditemukan sejak 1984. Namun, hingga kini publik belum banyak mengenal peninggalan bersejarah dari Kerajaan Tarumanegara abad ke-5 Masehi itu. Bagi para peneliti atau arkeolog, situs yang telah berulang kali diekskavasi itu juga masih menyimpan banyak misteri.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 23 Januari 2015

Tiga Rangka Manusia di Batu Jaya

DUNIA arkeologi Indonesia kembali diwarnai temuan baru. Kali ini berupa tiga rangka manusia yang berada tak jauh dari Candi Blandongan di situs percandian Batu Jaya, Karawang, Jawa Barat, Oktober 2014. Ini memperkuat dugaan, kawasan itu menjadi pusat pemujaan pada masa transisi zaman prasejarah dan sejarah.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 22 Januari 2015

Perbanyak Balai Pelestarian

Jumlah cagar budaya di Indonesia mencapai 70.000 lebih, antara lain berwujud situs, candi, rumah, gedung, makam, dan monumen. Namun, jumlah Balai Pelestarian Cagar Budaya yang mengurusi warisan sejarah hanya 12 balai.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 15 Januari 2015

Candi Perwara Dipugar

Balai Pelestarian Cagar Budaya Yogyakarta bersiap memugar sebuah candi perwara atau candi kecil pelengkap di Kompleks Candi Prambanan di perbatasan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Pemugaran diperkirakan memakan waktu setahun dengan biaya sekitar Rp 1,2 miliar.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 6 Januari 2015

Dunia Pun Mengakui Mereka

AkoooKOMPAS/ALOYSIUS BUDI KURNIAWAN

Arkeolog E Wahyu Saptomo (kiri) dan Jatmiko mengamati replika tengkorak Homo Floresiensis atau manusia Liang Bua asal Flores, Nusa Tenggara Timur, di Kantor Pusat Arkeologi Nasional, Jakarta, Selasa (16/12).

SEPULUH tahun lalu, dunia ilmu pengetahuan digemparkan oleh pengumuman temuan Homo Floresiensis atau manusia Liang Bua, di Sidney, Australia. Banyak pihak menyesalkan mengapa temuan spektakuler itu harus diumumkan di negeri seberang dan bukan di ”kampung halaman” manusia Liang Bua, yaitu di Flores, Nusa Tenggara Timur.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 5 Januari 2015

Bangunan Hidrolik Kuno Ditemukan

Para peneliti Balai Arkeologi Yogyakarta menemukan struktur bangunan hidrolik kuno bercorak Majapahit di Situs Ngurawan, Dusun Ngrawan, Desa Dolopo, Kecamatan Dolopo, Madiun, Jawa Timur, dalam ekskavasi selama enam hari, 15-20 Desember 2014. Di situs tersebut terdapat umpak dari batuan andesit bertuliskan tahun 1320 Saka atau 1398 Masehi.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 27 Desember 2014

Lindungi Situs Trowulan

Trw-01KOMPAS/IWAN SETIYAWAN

Pengunjung melihat situs bekas perkampungan Majapahit pada puncak peringatan Hari Pusaka Dunia di situs Majapahit di Desa Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, Kamis (18/4). Peringatan itu ditandai dengan pentas budaya, tur sejarah, dan diskusi.

Cagar Budaya Trowulan, yang merupakan bekas pusat Kerajaan Majapahit di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur, kembali terancam. Ditemukan dugaan pemalsuan surat-surat dari pejabat negara yang seolah-olah mendukung pendirian pabrik baja di dekat situs bersejarah dan dilindungi itu.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 26 Desember 2014

Jangan Ulangi Perusakan Trowulan

Sebagian besar kawasan situs Trowulan merupakan bagian dari kota Majapahit sehingga padat peninggalan bersejarah. Kerajaan Majapahit yang berdiri pada abad ke-13 hingga ke-15 merupakan salah satu kerajaan besar di Nusantara. Situs itu mesti dilindungi dari segala tindakan perusakan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 23 Desember 2014

Menurut Sumber Kuno, Sumatera “Negeri Bencana”

Pulau Sumatera boleh dibilang merupakan pulau yang penuh bencana. Berbagai gempa bumi sering terjadi di sana sejak berabad-abad lampau. Sumber-sumber sejarah banyak menyebutkan hal demikian.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 23 Desember 2014

Belajar dari Kearifan Kitab Kuno

Di antara berbagai kitab kuno yang sampai kepada kita, ada dua kitab yang dikenal luas, yakni Mahabharata(yudha) dan Ramayana. Kedua kitab itu berasal dari India, ditulis oleh pujangga termashur pada zamannya ribuan tahun yang lalu. Masing-masing kitab tebalnya berjilid-jilid. Karena itu isinya pun mengenai berbagai hal, seperti filosofi kehidupan, nasehat, dan peristiwa sehari-hari. Kedua kitab kuno itu banyak menyinggung hal yang bersifat universal dan masih memiliki relevansi dengan masa sekarang, sehingga digemari di seluruh dunia.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 20 Desember 2014

Situs Song Terus: Abadikan Sejarah Manusia Purba

Song TerusKOMPAS/SUSI IVVATY

Goa Song Terus di Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, sedang dikunjungi sejumlah peneliti, awal Desember 2014. Pada 1999, di satu lapisan tanah di goa ini ditemukan rangka manusia purba, disebut Mbah Sayem, yang diperkirakan berusia 10.000 tahun.

GOA Song Terus di Desa Wareng, Kecamatan Punung, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, kian disorot para arkeolog. Benda-benda temuan dari goa itu membuktikan adanya sejarah ”kerajaan” manusia purba di Jawa pada ratusan ribu tahun lalu. Pemerintah pun bersiap membangun museum khusus tak jauh dari situs itu.

Baca Lanjutannya…

Older Posts »

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.880 pengikut lainnya.