Oleh: hurahura | 5 November 2016

Situs Terung di Sidoarjo

terung-03Temuan batu manggis atau batu timbangan

Situs Terung atau lebih populer dengan sebutan Candi Terung, terletak di Desa Terung Wetan, Kecamatan Krian, Sidoarjo, Jawa Timur. Berjarak kurang lebih 12 kilometer arah barat laut kota Sidoarjo. Situs ini terbilang sangat mudah dijangkau.

Situs Terung ditemukan pada 2011 di pekarangan warga desa di seberang jalan makam keramat Dewi Oentjat Tondo Wurung. Penemunya bernama Sahuri. Dikabarkan suatu hari ia mendapatkan bisikan mimpi (wangsit ). Dibantu seniman Sidoarjo, Jansen Jesien, Sahuri melakukan penggalian hingga menampakkan sebagian struktur bangunan. Namun mengingat penggalian tersebut dilakukan tanpa metode baku, maka struktur tersebut ditimbun tanah kembali sedalam dua meter.

Berita mengenai penemuan Situs Terung ditindaklanjuti oleh Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB)  Jawa Timur. Instansi ini segera melakukan ekskavasi penyelamatan pada 8—10  Juni 2015. Ekskavasi tersebut berhasil menampakkan bentuk Situs Terung berupa tumpukan batu bata berbentuk huruf L dengan ketinggian kurang lebih 95 cm dan ukuran luas 10,8 m X 5,9 m. Dalam ekskavasi tersebut juga ditemukan pecahan tembikar, pecahan porselen, gigi kerbau, batu timbangan,  dan pagar keliling.


Dua Prasasti

Berdasarkan temuan keramik di sekitar lokasi, BPCB  Jawa Timur menduga situs tersebut dibangun sezaman dengan Dinasti Yuan (1279—1368  M). Di sisi lain muncul dugaan bahwa situs ini dibangun jauh sebelum masa Dinasti Yuan. Hal ini  dilihat dari temuan permukaan berupa pecahan-pecahan artefak tersebut.

terung-02Struktur batu di Situs Terung

Daerah Terung disebutkan dalam dua prasasti masa Majapahit. Salah satunya adalah Prasasti Canggu. Menurut prasasti ini, Desa Terung Wetan berperan pada masa Majapahit di bawah kepemimpinan Sang Rajasanegara. Pada masa itu, Terung adalah satu dari 44 desa penyeberangan yang berada di sekitar aliran Sungai Bengawan Solo dan Sungai Brantas. Prasasti Canggu menyebut 44 desa tersebut sebagai “Naditirapradesa”.

Prasasti lain pada era Airlangga yang berada tak jauh dari Desa Terung Wetan, yaitu Prasasti Kamalagyan, menyebutkan upaya Raja Airlangga dalam mengatasi bencana banjir di kawasan sekitar Sungai Brantas dengan membangun Bendungan Waringin Sapta serta penetapan sima pada beberapa desa. Sangat disayangkan Prasasti Kamalagyan tidak menyinggung nama Terung atau Terung Wetan.


Batu Manggis dan Situs Terung

Batu manggis adalah salah satu artefak dari Situs Terung. Pak Nugroho Harjo Lukito dari BPCB Jawa Timur menduga batu manggis tersebut adalah batu timbangan. Batu manggis memiliki bentuk seperti buah manggis dan berat kurang lebih 40 kg. Kini batu manggis disimpan di area Makam Keramat Dewi Oentjat Tanda Wurung. Batu tersebut menjadi objek yang mengundang perhatian. Bu Endang Kristina, juga dari BPCB Jawa Timur, menduga Situs Terung adalah sebuah dermaga. Lain halnya Pak Nugroho. Ia menduga Situs Terung adalah sebuah situs hidrologi. Hal ini disebabkan Situs Terung belum tuntas digali, mengingat pemilik tanah di sisi lain situs tidak memberi izin untuk digali.


Daftar Pustaka

Lelono, Hari T.M, 2010. ”Mojopuro Wetan, Desa Penyeberangan di Daerah Aliran Sungai Bengawan Solo Pada Masa Majapahit,” dalam Berkala Arkeologi Tahun XXX Mei, hal. 72-80. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Susanti, Ninie, 2010. Airlangga, Biografi Raja Pembaru Jawa Abad XI. Depok: Komunitas Bambu.

Fitrotin, Nur Fadhilah dan Suparwoto, 2014. ”Kedudukan Daerah Terung (Krian/Sidoarjo) Pada Masa Jelang Akhir Majapahit (1428-1526) dalam e-Journal Pendidikan Sejarah Volume 2, hal. 149-160. Surabaya: Avatara.


Sumber internet

Dahanapura.blogspot.co.id/2013/03/percabangan-sungai-brantas.html

m.tempo.co/read

nasionalgeographic.co.id/foto-lepas/2012/09/keeping-terakhir-prasasti-canggu-trowulan.html

Laporan: Soleh Hoetama
Foto: Sudi Harjanto dan Widjatmiko AP


Responses

  1. .wah…bertambah lagi koleksi Arkeolog kita..


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: