Oleh: hurahura | 19 Maret 2017

Manusia Prasejarah di Gua Kidang Sudah Cerdas

Gua-kidang-05Ekskavasi di Gua Kidang (Foto: suaramerdeka.com)

Di Pulau Jawa ada dua gua yang potensial mengandung temuan-temuan arkeologi. Yang pertama, Gua Kidang di Jawa Tengah. Yang kedua, Gua Pawon di Jawa Barat. Saat ini Gua Kidang sedang diekskavasi oleh Balai Arkeologi Yogyakarta, sementara Gua Pawon diekskavasi oleh Balai Arkeologi Jawa Barat.

Baca Lanjutannya…

Benteng_0002Benteng Marlborough di Bengkulu (Foto-foto: Forts in Indonesia, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2012)

Benteng atau Tembok kota bukan lagi suatu hal yang asing bagi masyarakat di Indonesia. Benteng sudah dikenal sejak masa klasik hingga pada zaman pendudukan Jepang. Benteng telah menjadi semacam kebutuhan pokok, utamanya bagi kota-kota besar yang memiliki arti penting dalam politik dan ekonomi guna menjaga kedamaian dalam kota. Hal ini karena keamanan dalam suatu kota, menentukan perkembangan politik dan ekonominya.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 6 Maret 2017

Candi Klodangan Berada di Persawahan Penduduk

klodangan-03Bagian fondasi Candi Klodangan. Bagian-bagian lain belum ditemukan, sehingga belum bisa direkonstruksi (Foto-foto: Maria Tri Widayati)

Nama candi ini terdengar aneh, Klodangan. Entah siapa yang memberi nama itu. Candi Klodangan terletak di Dusun Klodangan, Desa Sendangtirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, DIY.

Baca Lanjutannya…

pameran-01Pameran Arsip Sejarah Istiqlal (Dokpri)

Dalam rangka merayakan milad ke-39, Badan Pelaksana Pengelola Masjid Istiqlal bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, mengadakan Pameran Arsip Sejarah Istiqlal pada 22-27 Februari 2017. Selain berupa arsip yang tidak pernah dimuat media mana pun, ada juga dokumentasi gambar dan foto seputar masa pembangunan Masjid Istiqlal. Misalnya suasana sekitar Wilhelmina Park atau Taman Wilhelmina, tempat Masjid Istiqlal sekarang.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 10 Februari 2017

Agama dan Tradisi Saling Memberi Arti

prambanan-sewuKompleks Taman Wisata Candi Prambanan, di dalamnya terdapat beberapa candi Hindu dan Buddha

nalika ana wong sěmbahyang dibom
nalika ana sanggar pamujan dibongkar
nalika ana buku-buku suci padha dibakar
kayané saiki Gusti lagi saré
(Ki Romonadha)

Harus diakui bahwa di tengah pusaran politik kedaerahan yang kian memanas seperti beberapa bulan belakangan pasti ada sendi-sendi kebangsaan yang ikut terkoyak. Semakin santer terdengar keributan yang mengatasnamakan kebenaran agama. Lantas di belakang sana ada rakyat yang heran mengapa isu agama dan sektarian selalu dibesar-besarkan. Padahal mereka tidak pernah mempersoalkan.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 9 Februari 2017

Fenomena Politik Dinasti

goenawan-1Diskusi dokter Goenawan di Museum Kebangkitan Nasional, Oktober 2016 (Foto: Djulianto Susantio)

Menurut dokter Goenawan Mangoenkoesoemo, idealnya jabatan pemerintahan dipegang oleh orang berpendidikan, tidak berdasarkan keturunan

Bagi seorang calon kepala daerah, memenangkan suatu kontestasi pilkada bukanlah suatu hal yang mudah, segala jurus ampuh untuk merebut simpati masyarakat dilakukan. Bisa dibilang saat-saat inilah seorang kepala daerah berada dalam titik terdekat dan terakrab bersama warga masyarakatnya. Tentunya butuh kerja keras, modal yang tidak sedikit dan sedikit pencitraan dilakukan dengan harapan dapat mendulang suara sebanyak mungkin saat pemungutan suara dilaksanakan. Dengan proses yang panjang dan butuh perjuangan akhirnya kursi kekuasaan tersebut jatuh juga pada salah satu kandidat, maka sebuah sejarah baru telah tercipta pada suatu daerah.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 27 Januari 2017

Doktor Berkat Situs Gunung Padang

lutfi-2Dr. Lutfi Yondri seusai wisuda (Dok. Lutfi Yondri)

Satu lagi arkeolog memperoleh gelar doktor. Pada 4 Oktober 2016 Lutfi Yondri berhasil mempertahankan disertasi berjudul Situs Gunung Padang dalam Konteks Kebudayaan, Manusia, dan Lingkungan. Tim promotor terdiri atas Prof. Dr. Nina Herlina, MS, Prof. Dr. Moendardjito, dan Dr. Mumuh Muhsin Zakaria. Lutfi memperoleh Predikat Cum Laude. Selain itu ia dinyatakan sebagai Lulusan Program Doktoral Terbaik Unpad 2016/2017.

Baca Lanjutannya…

ayu-01Watu Tulis di Desa Dermawuharjo (Dokpri)

Watu Tulis yang terletak di Desa Dermawuharjo, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, sebenarnya sebuah menhir. Dinamakan Watu Tulis karena terdapat guratan-guratan berpola pada batunya, yang dalam anggapan masyarakat mirip dengan tulisan Jawa, sekalipun pada kenyatannya tidak.  Bahannya sendiri terbuat dari batu kapur-padas, atau biasa disebut batuan lokal daerah Tuban.

Baca Lanjutannya…

Oleh: hurahura | 16 Januari 2017

Gua Putri dan Si Pahit Lidah

guaputri-01Gua Putri (Dok. BPCB Jambi)

Pulau Sumatera bagian utara kaya akan gua-gua kuno. Penelitian terhadap artefak ini pernah dilakukan oleh Balai Arkeologi Medan di Situs Loyang Mendale. Ketika itu ditemukan situs hunian manusia, berkisar antara 3.580-1.740 BP. Di gua ini juga ditemukan kerangka-kerangka yang dikubur dengan konsep religi yang berkaitan dengan matahari. Arah hadap kerangka tersebut berorientasi ke timur (Wiradnyana, 2011: 134-135).

Baca Lanjutannya…

Ninie Susanti

Ninie Susanti Tedjowasono (Dokpri)

Indonesia memiliki kekayaan sejarah yang termaktub dalam banyak prasasti. Namun, masih sedikit epigraf alias orang yang ahli membaca prasasti. Salah satunya adalah Ninie Susanti Tedjowasono, yang tekun mendorong lahirnya generasi epigraf baru.

Baca Lanjutannya…

goa-01Figur antropomorfik di Gua Sungai Lului
(Dok. Sandi)

Wilayah Jambi telah menarik minat para peneliti prasejarah sejak ditemukannya artefak litik dari batuan obsidian di Gua Ulu Tiangko (di sejumlah literatur asing disebut Ulu Chanko ) oleh A. Tobler pada 1913 (Heekeren, 1972). Berbekal kedua investigasi prasejarah paling awal di wilayah Jambi tersebut, pada 1974 B. Bronson dan T. Asmar melakukan ekskavasi di sebuah gua yang menurut mereka merupakan lokasi J. Zwierzycki mengumpulkan artefak obsidian, yaitu Gua Tiangko Panjang (Bronson dan Asmar, 1975). Pada 2015 Balai Arkeologi Palembang melakukan survei arkeologis di wilayah Kabupaten Sarolangun. Sejumlah data baru yang sangat menarik bagi kajian prasejarah berhasil diidentifikasi selama survei.

Baca Lanjutannya…

keramik-01Keramik yang ditemukan di Candi Gumpung (Dok. BPCB Jambi )

Keramik merupakan barang–barang atau peralatan rumah tangga yang terbuat dari tanah liat bakar. Sebagai tinggalan arkeologis, keramik sudah dikenal sejak masa bercocok tanam, ribuan tahun yang lalu. Umumnya keramik berbentuk bulat dengan tepian sederhana. Proses pembuatannya dengan tangan.

Baca Lanjutannya…

laras-01Nisan Raja Nara Singa II (Do. Saharan, Jupel Situs Nara Singa II )

Pada masa Islam, makam atau kuburan merupakan salah satu gejala arkeologi sebagai hasil karya dan teknologi manusia yang cukup menonjol. Umumnya dalam Islam jenazah dikubur di dalam tanah, kemudian di atas tanah diberikan suatu tanda. Bentuk tanda tersebut, lazim disebut nisan, tergantung dari siapa yang dikuburkan ataupun tergantung kebudayaan masyarakat setempat.

Baca Lanjutannya…

goa-harimau-01Ilustrasi: Ekskavasi di Goa Harimau nationalgeographic.co.id)

Kajian ilmu arkeologi mengenal sebuah paradigma atau aliran yang dinamakan arkeologi publik. Diharapkan arkeologi publik dapat menjadi jembatan antara para arkeolog dan masyarakat luas. Awalnya, pada medio sekitar 1970-an, para ahli arkeologi barat yang menggagas arkeologi publik, umumnya memandang bahwa hubungan antara arkeologi dan publik harus seiring sejalan. Untuk membangun sebuah jembatan yang kokoh, selayaknya memerlukan bahan-bahan yang terbaik. Pembuatnya pun harus benar-benar mampu dan tahu bagaimana membangunnya dengan baik. Untuk itulah, sinergi antara arkeolog sebagai sumberdaya manusia arkeologi atau masyarakat arkeologi dengan publik atau masyarakat umum harus terus diupayakan. Bahan-bahan terbaiknya sudah ada di sekitar kita, tinggal seperti apa pengelolaan, percampuran dan penyusunannya untuk membangun sebuah jembatan kokoh di antara keduanya yang akan menentukan seperti apa bentuk dari tujuan awal dari munculnya arkeologi publik ini.

Baca Lanjutannya…

israel-2Penelitian arkeologi di Israel sudah dilengkapi peralatan sains (Sumber:www.israel21c.or)

Kita mungkin sering terkagum-kagum mendengar berita penemuan mumi Otzi berumur 5.000 tahun, makanan terakhir Raja Firaun sebelum meninggal, dan temuan artefak emas dengan pengolahan logam yang canggih dan rumit. Di balik semua itu, para arkeolog melakukan riset secara seksama untuk mendapatkan data yang terukur. Mereka bekerja keras melakukan penggalian arkeologis (ekskavasi), mencatat dan mendokumentasikan temuan, lalu membawanya ke laboratorium untuk dianalisis.

Baca Lanjutannya…

« Newer Posts - Older Posts »

Kategori