Oleh: hurahura | 11 Agustus 2016

Penemuan Candi Banjarsari

Banjarsari-munif-3Bagian dari Candi Banjarsari

Candi Banjarsari terletak di Desa Banjarsari, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk. Desa Banjarsari sendiri berjarak 27 kilometer arah tenggara kota Nganjuk, Jawa Timur. Situs ini terletak di ujung sebuah gang kecil dekat tangkis pembatas sungai.

Candi Banjarsari ditemukan Januari 2016 secara tidak sengaja oleh tiga penggali tanah di lahan pribadi Nurul Wahid. Tiga penggali tanah tersebut adalah Muhamad Efendi, Mahsanan, dan Saifudin. Berawal dari onggokan batu bata di permukaan, mereka menggali lebih dalam sehingga menemukan bentuk bangunan pada kedalaman tiga meter. Setelah dilakukan pengukuran, bangunan itu memiliki panjang 2,70 meter, lebar 2,10 meter, dan tinggi 1,70 meter.

Temuan tersebut lalu dilaporkan kepada pemilik tanah, aparat desa, dan kepolisian. Demi mengamankan lokasi penggalian, pihak kepolisian memasang police line dan Dibuparda Nganjuk memasang tanda peringatan agar masyarakat tidak melakukan penggalian lagi.


Diduga Dicuri

Kepala Kepolisian Sektor Ngronggot Ajun Komisaris Gede Putu Sinardana mengatakan anggotanya sempat mengamankan ketiga penggali tanah itu lantaran diketahui menyembunyikan tiga arca dari lokasi temuan. Setelah diperiksa, menurut berita Tempo, satu penggali mengaku sengaja memindahkan ke rumahnya.

Banjarsari-munif-2Tiga arca dewa/dewi temuan dari situs Banjarsari

Menurut warga, sebagaimana ditulis Sindonews, arca kuno tersebut diambil secara diam-diam oleh penggali tanah. Jika hal itu benar, maka penggali tanah tersebut dapat dikenakan sanksi hukum sebagaimana UU nomor 11 tahun 2010 tentang cagar budaya, tepatnya bab IV pasal 17.


Hindu

Candi Banjarsari bercorak Hindu karena ditemukan tiga arca yang mengisi tiga relung candi. Ketiga arca tersebut adalah Dewi Durga Mahisa Suramardini, Agastya, dan sebuah arca yang duduk bersila.

Banjarsari-munif-1Hiasan pada dinding candi

Bahan dasar pembuatan candi berupa batu bata, sementara ketiga arca terbuat dari batu andesit . Tinggi setiap arca sekitar 70 sentimeter. Dari masa kapan candi tersebut dibangun, masih menjadi tanda tanya. Ini karena ketiadaan sumber tertulis berupa prasasti dari sekitar candi. Namun banyak anggapan bahwa candi tersebut dibangun pada masa Kerajaan Majapahit. Alasan utama adalah adanya relief bunga berkelopak delapan di bagian tubuh candi. Diyakini, relief tersebut menyimbolkan Surya Majapahit.

Penemuan Candi Banjarsari sudah diketahui Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Timur yang berkoordinasi dengan pemkab Nganjuk. Penggalian secara keseluruhan belum bisa dilaksanakan karena di salah satu sisi terdapat saluran irigasi.

Laporan: Soleh Hoetama
Foto-foto: Munif


Responses

  1. ..Semoga bisa di lestarikan.

    • Aamiin mas dan semoga bagian yg belum digali segera digali


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: