Oleh: hurahura | 23 September 2017

Tulisan Arkeologi dapat Anugerah Jurnalistik

Anugerah-02Memperoleh Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin dari PWI Jaya bekerja sama dengan Pemprov DKI Jakarta (Foto: istimewa)

Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin yang merupakan kerja sama Persatuan Wartawan Indonesia Jakarta Raya (PWI Jaya) dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta digelar Rabu, 20 September 2017. Tahun ini kegiatan tersebut merupakan yang ke-43 kali.

Selain media cetak dan media elektronik, media daring pun ikut dinilai. Ini mengingat media digital sudah semakin luas menjangkau masyarakat. Apalagi media daring mudah diakses lewat telepon pintar kapan dan di mana pun.


Arkeologi

Penyerahan hadiah berlangsung di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan. Dihadiri lebih seratus wartawan dari berbagai media,  pejabat DKI, pihak sponsor, dan undangan lain.

Anugerah-03Anugerah Jurnalistik M.H. Thamrin (Foto: Djulianto Susantio)

Ketua PWI Jaya Endang Werdiningsih menyatakan bahwa lomba bergengsi ini digelar secara rutin tiap tahun. Tujuannya untuk memotivasi para praktisi jurnalistik untuk memproduksi karya jurnalistik yang bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah.

Ketua panitia Irmanto menambahkan pada pelaksanaan lomba tahun ini, dewan juri telah menyeleksi ribuan karya jurnalistik. Terdiri atas berbagai katagori antara lain opini, artikel, berita umum, foto, dan karikatur dari media cetak, media elektronik, dan media daring.

Proses penilaian dilakukan terhadap karya jurnalistik yang dikirim ke panitia lomba. Khusus media daring, panitia juga melakukan jemput bola yakni mencari berita atau foto di sejumlah laman yang berbadan hukum yang dinilai layak disertakan dalam lomba tersebut.

Beruntung, saya termasuk salah satu penerima Anugerah Jurnalistik itu. Karya saya yang terpilih berjudul “Cara Mengatasi Banjir Jakarta Ternyata Sudah Tertulis dalam Prasasti”. Tulisan tersebut dimuat dalam Kompasiana, 30 Desember 2017. Menurut panitia, karya yang dilombakan berasal dari periode 1 Juni 2016 hingga 31 Mei 2017.

Anugerah-01Piagam penghargaan dari Pemprov DKI Jakarta (Foto: Djulianto Susantio)

Saya bangga karena tulisan saya tentang arkeologi menarik perhatian tim juri. Semoga arkeologi terus memperoleh perhatian dari masyarakat sehingga kelestarian benda-benda cagar budaya terjamin. Buat saya sendiri menjadi semacam cambuk untuk menulis lebih baik lagi.***

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: