Oleh: hurahura | 25 Desember 2011

Berawal dari Mimpi, Budiono Temukan Sebuah Candi

M Aminuddin – detikSurabaya

detik.com, Selasa, 22/11/2011 – Sebuah candi ditemukan di Desa Sri Gading, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Penemuan purbakala ini pertama kali dilaporkan Budiono, seorang anggota TNI yang tinggal tak jauh dari lokasi penemuan candi.

Kala itu berawal dari sebuah mimpi, Budiono didatangi seseorang berpakaian kerajaan yang memintanya merawat dan menjaga bangunan candi itu. Mendapatkan mimpi itu, Budiono kemudian melacak lokasi candi hingga akhirnya berhasil menemukannya.

Penemuannya kemudian dilaporkan kepada petugas Badan Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) Trowulan. Temuan Budiono selanjutnya ditindaklanjuti oleh tim BP3 Trowulan.

“Sudah kita cek kebenarannya, hasilnya candi yang ditemukan belum masuk dalam daftar benda peninggalan purbakala,” terang Haryoto, koordinator BP3 Trowulan di Malang Raya kepada wartawan usai mendatangi lokasi, Selasa (22/11/2011).

Dugaan kalau temuan itu adalah sebuah candi, kata Haryoto, menguat setelah ditemukan beberapa benda purbakala di sana. Seperti Lingga Yoni, empat buah tugu batu terbuat dari batu andesit, dinding candi yang terbuat dari batu bata kuno serta tangga candi yang juga terbuat dari batu bata.

Haryoto menambahkan, Yoni itu berada tepat di titik tengah bangunan yang berdiameter lebih dari 25 meter. Ukurannya pun cukup besar, berdiameter lebih dari 80 centimeter. “Posisi Yoni sudah miring, diduga ada seseorang yang berusaha mencabut Yoni itu, namun gagal,” imbuh Haryoto.

Haryoto menerangkan, pada sekeliling Yoni itu juga terdapat tugu batu andesit yang dikelilingi bangunan dari batu bata kuno yang berukuran raksasa. “Tumpukkan batu bata itu mengelilingi Yoni, begitu juga disela-selanya,” terangnya.

Hasil peneltian awal BP3 Trowulan menduga jika lokasi merupakan kompleks bangunan candi peninggalan jaman Kerajaan Majapahit. “Candi itu kita duga peninggalan Majapahit, melihat dari dinding candi terbangun dari batu bata besar,” urai Haryoto.

Lokasi candi ini berada di tengah-tengah kebun tebu milik warga. Dari daerah Bedali Lawang berjarak kurang lebih 7 kilometer ke arah timur. “Mulanya ini mimpi dari Budiono warga setempat yang kemudian dilaporkan kepada kami,” beber Haryoto.

Menurut Hartoyo, penggalian akan dilakukan untuk memastikan keberadaan candi dengan melibatkan arkeolog. “Bersama datangnya arkeolog memungkinkan nanti dilakukan penggalian. (gik/gik)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori