Oleh: hurahura | 14 Agustus 2011

Gagal Curi Ganesha, Bakar Rumah

arca ganesha, dewa dalam agama Hindu berkepala gajah

malang-post.com, Jumat, 5 Agustus 2011 – Warga Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, hingga kemarin masih diliputi kemarahan. Itu karena sebuah rumah tempat penyimpanan benda bersejarah Arca Ganesha di Dusun Krajan, dibakar orang tak dikenal yang berniat mencuri benda kuno itu.

Patung yang diperkirakan terbuat sejak zaman Kerajaan Singasari itu, kini bertengger di lahan sawah milik Rewang, warga Desa Torongrejo. Semula patung tersebut dilindungi sebuah rumah terbuat dari kayu dan bambu. Kesehariannya, rumah yang dijuluki rumah Mbah Ganesha itu terkunci rapat dan kuncinya dibawa oleh pemilik lahan. Kabarnya selama ini banyak orang luar kota, yang sengaja nyepi di sekitar rumah Gajah Ganesha itu.

Kini rumah patung yang memiliki nilai sejarah tinggi ini, sudah ludes. Kayu-kayu dan bambu berubah jadi arang, menyisakan genting saja. Sedangkan tangan patung, juga ada yang patah dan sebagian tubuhnya menghitam terkena kobaran api. Sejauh ini, belum ada yang mengetahui siapa yang membakar rumah itu.

‘’Biasanya, sawah-sawah di sekitar rumah itu tetap ada orang walaupun pada malam hari karena mereka perlu mengaliri sawah,’’ tegas Rewang ketika ditemui di lokasi pembakaran, Jumat kemarin.

Menurut Dwi Atmojo, salah satu tokoh masyarakat Desa Torongrejo, pelaku rupanya sudah mempelajari situasi tempat penyimpanan Arca Ganesha itu. Yakni membakar rumah ketika tak ada warga yang mengaliri sawah.

Dia juga menduga, pembakaran itu sebagai langkah untuk pencurian patung tersebut namun pelaku tak kuat mengangkutnya. ‘’ Konon, Arca ini sengaja didirikan di lokasi itu, sebagai tanda tapal batas wilayah Kerajaan Singosari dan Kediri. Makanya Arca memiliki nilai yang tinggi, dan tak heran banyak yang mengincarnya,’’ tegas Jayus- sapaan akrab Dwi Atmojo.

Menurut salah salah satu tokoh PDIP itu, di lokasi tersebut sebelumnya terdapat tiga arca selain Ganesha. Yakni, Arca Lembu Andini, Kertanegara dan satu lagi sebuah patung hewan. Tiga patung yang semula berada di sisi Ganesha itu, telah hilang pada tahun 1990-an. Informasi yang berkembang, patung-patung itu kini berada di Pulau Dewata, Bali.

‘’Pelaku pencurian tiga arca itu pernah ketahuan, yakni Matasir warga Banyuwangi yang menikah dengan seorang wanita Torongrejo. Saat ketahuan, tiga arca sempat diamankan di kantor desa setempat. Anehnya, arca kembali hilang yang hingga kini tak diketahui siapa pelakunya. Sekarang Ganesha yang tinggal satu-satunya di lokasi ini, kembali jadi pemburu benda-benda kuno,’’ ungkap Jayus yang memastikan mengadukan kasus pembakaran itu ke polisi. (feb/lyo)

Iklan

Responses

  1. Kalau tidak diusut tuntas, maka yang tinggal satu itu juga akan raib…


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: