Oleh: hurahura | 27 Juli 2011

Benteng Berlan dan Jaga Monyet

Warta Kota, Selasa, 26 Juli 2011 – Biasanya benteng terdapat di sepanjang pantai, terutama antara Sunda Kelapa, Ancol, dan Tanjung Priok. Namun Benteng Berlan termasuk kekecualian. Benteng ini terdapat di kompleks militer Berlan, Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur. Bangunan benteng terletak di tepi Sungai Ciliwung, membentang arah timur-barat tidak jauh dari pintu air Manggarai.

Namun sekarang Benteng Berlan sudah tidak terlihat sisanya, karena di atasnya sudah berdiri perumahan penduduk. Hanya bangunan tangsi masih digunakan sebagai tempat tinggal sampai sekarang, meskipun bentuk fisiknya sudah mengalami perubahan. Demikian juga dengan barak-barak militernya.

Seperti halnya Benteng Berlan, Benteng Jaga Monyet juga jarang disebut-sebut. Benteng ini merupakan pengganti Benteng Rijswijk yang didirikan tahun 1668. Aslinya bernama Apenwacht, namun lebih populer dengan nama ‘Jaga Monyet’. Dulu tempat ini sangat sepi. Karena para tentara tidak mempunyai pekerjaan, maka mereka sering kali menjaga monyet yang bermain di pohon-pohon besar di sekitar pos mereka bertugas. Setelah peristiwa pembantaian orang-orang Cina pada 1740, sebuah benteng persegi yang lebih kuat dibangun dan delapan meriam diletakkan di atas temboknya. Sesudah masa Inggris, benteng ini dibongkar. Pada masa penjajahan Jepang, tempat ini digunakan sebagai asrama militer. Perkembangan selanjutnya gedung tersebut digunakan sebagai pertokoan di belakang gedung Bank Tabungan Negara Harmoni.

Benteng lainnya yang masih terasa asing di telinga adalah Benteng Grientenburg. Benteng ini merupakan Benteng Segi Tiga, berlokasi di sudut selatan pertemuan Kali Besar (Ciliwung) dengan saluran Molenvliet. Sebagaimana lazimnya pada bangunan benteng, lantai bastion pada umumnya dibuat lebih tinggi, sehingga diperlukan tangga untuk naik ke bastion.

Di dalam benteng terdapat bangunan-bangunan seperti menara mesiu, bangunan untuk menampung air, dan bangunan penjagaan. Tinggi tembok benteng segi tiga ini sekitar dua meter. Benteng Grientenburg merupakan tempat untuk menampung para pekerja lepas. Benteng ini sebenarnya merupakan perluasan dari Benteng Batenburg. Pada 1809 Benteng Grientenburg dihancurkan oleh Daendels. (Djulianto Susantio, pemerhati sejarah dan budaya)

Iklan

Responses

  1. Pak Djulianto, mau nanya nih. Dulu kalau nggak salah Mesjid Itiqlal dibangun di bekas benteng. Benteng apa itu ?

    • Noordwijk


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori