Oleh: hurahura | 23 Juli 2012

Benteng Nieuw Victoria Terancam

oase.kompas.com, Sabtu, 21 Juli 2012 – Rencana pembangunan Victoria Park Tower di Ambon, Maluku, dinilai mengancam konstruksi Benteng Nieuw Victoria peninggalan Belanda. Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala meminta rencana pembangunan dikaji ulang.

Kepala Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala wilayah Maluku dan Maluku Utara La Ode Aksa mengatakan hal itu, Kamis (19/7). Berdasarkan pengecekan yang dilakukan pada 4-7 Juli 2012. Victoria Park Tower dibangun konsorsium PT Spacecon International dari Korea Selatan di lokasi yang dulunya Taman Victoria dengan total investasi sekitar Rp 3 triliun. Lokasi ini berdampingan dengan Nieuw Victoria. Rencananya Victoria Park Tower akan terdiri atas 43 lantai. Di bangunan itu terdapat hotel, apartemen, mal, dan rumah sakit. Pembangunan akan dimulai akhir Agustus 2012.

La Ode Aksa mengatakan, lokasi bangunan yang terlalu dekat dengan benteng memungkinkan kerusakan pada konstruksi benteng bisa terjadi saat ataupun setelah pembangunan. ”Saat proses pembangunan, dinding benteng berpotensi rusak terkena getaran yang timbul saat pembangunan. Setelah pembangunan, bangunan itu bisa menghalangi sinar matahari masuk ke area benteng yang bisa membuat dinding benteng mudah berlumut dan rusak,” jelasnya.

Adanya bangunan yang terlalu dekat dengan bangunan cagar budaya juga melanggar UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. Berdasarkan UU, daerah di sekitar cagar budaya merupakan zona penyangga yang tidak boleh didirikan bangunan.

Aksa menyayangkan pihak PT Spacecon International yang tidak pernah berkoordinasi dengan Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala. Kasus ini telah dilaporkan ke Direktorat Cagar Budaya, Kementerian Pendidikan. ”Kami minta rencana pembangunan dikaji ulang atau distop sementara sampai tim kami meneliti lahan yang akan dipakai untuk bangunan dan dampaknya pada benteng,” ujarnya.

Benteng yang semula bernama Nossa Senora da Anunciada itu dibangun Portugis, tahun 1575. Kemudian Belanda merebutnya tahun 1605 dan namanya diganti Victoria. Namanya berubah lagi menjadi Nieuw Victoria setelah Belanda memperbesar benteng. Kini benteng itu digunakan markas Kodam XVI Pattimura.

Perwakilan PT Spacecon International di Ambon, Sulaiman Latupono, mengatakan, seluruh perizinan yang dibutuhkan sudah diperoleh dari pemerintah. Berarti, pemerintah sudah melihat Victoria Park Tower tidak akan membahayakan bangunan cagar budaya Nieuw Victoria. (APA)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori