Oleh: hurahura | 17 Maret 2012

Cagar Budaya: Pemerintah Bentuk Tim Ahli Muaro Jambi

KOMPAS, Rabu, 14 Maret 2012 – Pemerintah membentuk Tim Ahli Nasional Cagar Budaya untuk menangani kerusakan di kawasan percandian Muaro Jambi. Sejak tahun 1986, kawasan situs ini kian rusak diimpit industri batubara dan kelapa sawit.

Tim ahli berjumlah 13 orang terdiri atas berbagai ahli, yaitu hukum, arkeologi, sejarah, budaya, arsitektur, dan antropologi, baik dari universitas maupun tenaga ahli di pemerintah pusat dan daerah. Mereka akan bekerja sama dengan komunitas peduli peninggalan sejarah.

Pembentukan tim, Senin (12/3) malam, di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Bidang Kebudayaan Wiendu Nuryanti mengungkapkan, tim ahli akan merumuskan langkah untuk menetapkan Muaro Jambi sebagai kawasan situs cagar budaya. ”Hasil kerja mereka akan menjadi landasan kebijakan pemerintah selanjutnya,” kata Wiendu.

Ia menegaskan, pemerintah akan segera menetapkan Muaro Jambi sebagai kawasan cagar budaya. Itu merupakan upaya pelaksanaan UU Nomor 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya.

Pada UU sebelumnya disebutkan, perlindungan dilakukan hanya pada benda cagar budaya. Artinya, lingkungan atau kawasan tempat benda bersejarah itu berada tak dianggap cagar budaya sehingga luput dari perlindungan.


Kian kritis

Kawasan percandian Muaro Jambi seluas 2.612 hektar makin kritis karena dikepung sejumlah industri yang mencemari percandian. Hal itu di antaranya pabrik minyak sawit mentah (CPO), terminal (stockpile) batubara, dan industri hulu lainnya. Pabrik ini berdiri di sepanjang Sungai Batanghari, termasuk di kawasan percandian Muaro Jambi.

Kondisi ini menyulut reaksi publik yang membentuk Perhimpunan Pelestarian Muaro Jambi (PPMJ). Mereka mengumpulkan petisi mendesak pemerintah segera menyelamatkan situs Kerajaan Melayu yang berkuasa hampir 700 tahun di Indonesia.

Kurie Suditomo, salah satu pendiri PPMJ, mengatakan, petisi yang dikumpulkan melalui internet sejak Februari ini didukung 86 kota dari 30 negara. Kini, lebih dari 4.000 orang menandatangani petisi agar Muaro Jambi ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya. (IND)

Iklan

Responses

  1. i’m support


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori