Oleh: hurahura | 10 Februari 2014

Bangunan Era Kerajaan Kediri Diekskavasi

Kompas, Senin, 10 Februari 2014 – Balai Pelestarian Cagar Budaya Trowulan, Mojokerto, Jawa Timur, sepekan terakhir mengekskavasi awal struktur bangunan batu bata di Desa Semen, Kecamatan Pagu, Kabupaten Kediri. Struktur batu bata itu diperkirakan peninggalan masa Kerajaan Kediri.

Hasil ekskavasi awal itu akan memberikan rekomendasi berupa ekskavasi lanjutan menyertakan instansi Balai Arkeologi Yogyakarta agar lebih detail. ”Kami berusaha melacak struktur bangunan yang utuh. Kemungkinan masih banyak,” kata Nugroho Harjo Lukito, arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Trowulan, Jumat (7/2). Struktur bangunan itu ditemukan warga ketika mengeruk tanah sawah.

Struktur batu bata itu diperkirakan cukup luas dan keberadaannya menyebar di persawahan seluas lebih dari 6 hektar. Sebagian situs diperkirakan hilang tergerus Sungai Mantren.

Menurut Nugroho, sudah ada ratusan batu bata yang dipindahkan ke tempat lain oleh masyarakat. Tahun 1970-an dan 1980-an, banyak warga memanfaatkan tanah persawahan untuk keperluan pengurukan.

Warga setempat mengatakan, saat ini tidak ada yang memanfaatkan batu bata kuno dari area persawahan untuk keperluan pribadi. Menurut Khoirul Anam, warga Dusun Bantingan, Semen, warga umumnya masih percaya hal negatif akan terjadi jika mengambil dan memanfaatkan sisa bangunan leluhur.

”Kemungkinan kami menemukan struktur bangunan di kawasan ini masih sangat luas. Potensi luas struktur permukiman yang ada hampir menyamai di Trowulan, Mojokerto. Hanya kami belum tahu satuan permukiman apa di sini, apakah dulu permukiman untuk tinggal atau lainnya,” katanya.

Bukti temuan yang memperkuat dugaan kawasan itu erat dengan keberadaan Kerajaan Kediri, antara lain lokasi geografis Situs Semen yang berjarak sekitar 1,5 kilometer dari petirtaan Jayabaya. Selain itu, ada juga arca Garuda Wisnu. Kerajaan Kediri merupakan pemuja Wisnu.

Di Semen juga ada dua arca jwaladara, penunggu air yang bagian atasnya berornamen orang kerdil yang erat dengan Wisnu. (WER)

Iklan

Responses

  1. Reblogged this on Surya's Blog.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: