Oleh: hurahura | 29 Desember 2010

Manusia Pegunungan Prasejarah Terungkap

Epochtimes.co.id, Rabu, 1 Desember 2010 – Pemukiman dataran tinggi awal di dunia ini telah ditemukan, bukan di jajaran pegunungan Himalaya, melainkan di daerah tropis berembun Papua Nugini.

Sebuah tim ahli purbakala, termasuk Dr. Andrew Fairbairn dari Universitas Queensland, menemukan lokasi pemukiman, diperkirakan berusia 44.000-49.000 tahun, di Owen Stanley Range yang menjulang tinggi di atas ibukota Papua Nugini, Port Moresby.

Lokasi tersebut ditemukan sekitar 2.000 meter, diperkirakan telah ditempati pada era akhir dari zaman es, ketika Papua Nugini masih bergabung dengan Australia sebagai bagian dari benua Sahul. Lokasi itu merupakan tempat tertinggi yang tercatat pernah dihuni Homo sapiens.

Temuan itu dipublikasikan pertengahan bulan lalu di jurnal Science.

Dr. Fairbairn mengatakan orang pegunungan prasejarah, yang tinggal di Lembah Ivane dekat Kokoda, membuat peralatan batu, berburu binatang kecil, dan makan kacang-kacangan dari pohon Pandanus setempat.

“Lapisan abu gunung berapi tampaknya telah menghasilkan lingkungan mikro unik yang bisa bertahan melawan hujan dan dingin untuk melindungi kulit kacang dan ubi rambat yang tersisa, yang ada dalam jumlah besar dan memberikan kita bukti yang unik dan kuat akan pola makan masyarakat Papua Nugini,” katanya.

Ketua tim ahli purbakala profesor Glenn Summerhayers dari Universitas Otago, Selandia Baru, mengatakan penduduk yang bermukim di gunung mengungkapkan bahwa koloni awal mereka berasal dari Sahul, mereka menyeberangi laut lepas dari Asia Tenggara dan mampu dengan cepat mendesak melewati kawasan pesisir pantai mendiami wilayah pedalaman.

“Lokasi ini antara lain adalah yang tertua dan yang dapat bertahan paling baik karena ini merupakan masa-masa penting dari masa lalu Sahul, yang menunjukkan bahwa adanya manusia yang bergerak ke utara memasuki daerah Eropa yang beriklim lebih dingin dari daerah asal nenek moyangnya di Afrika, mereka juga dapat berkoloni naik memasuki daerah dingin yang sangat tinggi,” katanya. (John Maynand/The Epoch Times/pls)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori