Oleh: hurahura | 13 Mei 2011

Sebuah Candi Ditemukan di Situs Kayen, Pati

Berawal dari hasil peninjauan yang dilakukan oleh Balai Arkeologi Yogyakarta (Balar Yogyakarta) pada 4 Mei 2011 di Dusun Miyono (Mbuloh), Desa Kayen, Kecamatan Kayen, Kabupaten Pati Jawa Tengah; tim yang dipimpin oleh dra. TM. Rita Istari dengan anggota Hery Priswanto, SS., Agni Sesaria Mochtar, SS., dan Ferry Bagus berhasil mengidentifikasikan beberapa temuan Benda Cagar Budaya (BCB). Di antaranya struktur bata yang masih intact, arca, serta beberapa artefak dari logam dan keramik. Kedatangan tim Balar Yogyakarta ini atas laporan dari warga sekitar Situs Kayen yang di wakili oleh Nur Rohmad (Pengurus Makam Ki Gede Miyono) dan Subono (Kepala Desa Kayen) mengenai tindak lanjut keberadaan Situs Kayen.

Secara astronomis Situs Kayen terletak pada 111 derajat 00’ 17,0” BT 06 derajat 54’ 31.8” LS berada di dataran alluvial yang cukup datar dan Pegunungan Kendeng di Selatannya. Kondisi lingkungan Situs Kayen cukup subur dengan didukung keberadaan Sungai Sombron yang berhulu di Pegunungan Kendeng dan bermuara di Sungai Tanjang.

Sebenarnya temuan di Situs Kayen ini sudah dijumpai pada bulan Agustus 2010, ketika penduduk setempat berniat membangun mushola di sebelah barat makam Ki Gede Miyono. Ketika itu penduduk menemukan bata-bata kuna yang berukuran besar. Pembangunan mushola ini diperuntukkan tempat ibadah bagi para peziarah makam Ki Gede Miyono. Oleh penduduk setempat, beberapa bata kuna tersebut dimanfaatkan untuk membangun Makam Ki Gede Miyono. Menindaklanjuti temuan tersebut, pihak Disbudpora Kabupaten Pati berkoordinasi dengan BP3 Jawa Tengah melakukan identifikasi terhadap temuan tersebut.

Identifikasi temuan BCB oleh Balar Yogyakarta tidak jauh berbeda hasilnya dengan BP3 Jawa Tengah yaitu :


Monumen (bangunan)

Struktur berbahan bahan bata yang masih intact dan terpendam dalam tanah, beberapa temuan bata-bata kuna berukuran tebal 8 – 10 cm, lebar 23 – 24 cm, dan panjang 39 cm, serta komponen bagian dari candi seperti antefiks dan kemuncak di sekitar situs diduga merupakan bangunan candi.


Artefaktual

1. Berbahan bata
· Wadah peripih
· Antefiks
· Kemuncak candi
· Bata candi berpelipit
· Bata bertulis

2. Berbahan batu putih
· Arca Mahakala
· Umpak
· Kemuncak candi

3. Berbahan logam
· Darpana (cermin berbentuk bundar atau lonjong dengan tangkai yang dipahat dengan bagus)
· Piring
· Lampu gantung

4. Berbahan keramik
· Mangkuk
· Buli-buli
· Piring
· Cepuk bertutup

Berdasarkan hasil peninjauan Tim Balar Yogyakarta di Situs Kayen, diperoleh kesimpulan bahwa temuan BCB tersebut mempunyai nilai arkeologi dan kesejarahan yang cukup tinggi dalam kaitan penyusunan historiografi di Indonesia, terutama temuan struktur bata yang diduga sebagai candi ini merupakan temuan baru karena berada di wilayah Pantai Utara Jawa. Temuan candi berbahan bata sejenis banyak dijumpai di wilayah pedalaman Jawa seperti di poros Kedu – Prambanan dan Trowulan.

Rekomendasi akhir dari kegiatan peninjauan tim Balar Yogyakarta dipandang perlu untuk melakukan kegiatan research excavation di Situs Kayen. Tujuan dan sasaran kegiatan penelitian tersebut adalah untuk mengetahui luas bangunan candi, kronologinya, serta karakter Situs Kayen. Kegiatan penelitian ini perlu dukungan berbagai pihak, antara lain BP3 Jawa Tengah, Disbudpora Kabupaten Pati, media publikasi, serta warga sekitar situs. (Rita & Hery)


Foto beberapa temuan

(Sumber: arkeologijawa.com)

Iklan

Responses

  1. sip…. saya menyukai warisan sejarah sendiri…

  2. apakah itu betul2 bangunan candi,apa hnya batu2 lama

    • Batu-batu lama yang berserakan, mengindikasikan suatu candi…

      • mas bro situs candi itu posisinya d mana ya? qlo dari jalan raya masih jauhkah??

  3. hebat,smga terus di gali cndi tsbt.agar bs menjdi tmpt pariwisata di kota pati.

  4. saya sangat percaya dengan adanya penemuan-penemuan seperti itu.. dan saya juga sangat mendukung atas dilanjutkannya penemuan itu…

  5. saya percya dengan munculnya bangunan2 suci seperti ini
    Tuhan ingin menunjukan sesuatu kepada manusia indonesia
    jadi sadarlah…………

  6. Wah berita bgus, smoga bisa nenambah khasanah sejarah indonesia mlalui kota pati., dan pati bisa lebih di kenal

  7. Aku sebagai warga kota pati,..mesti belum melihat langsung tapi,..”merasa bangga & takjub”,..
    Dan semoga semakin memperkaya sejarah kota pati, selain itu moga2 ada peningkatan di sektor pariwisata on kota pati,..

  8. Alhmdlh…
    Wlo belum ke tempatny langsung,tp melihat dr situs ini sudah sdkt puas. Krn kota Pati trnyta msh ada peninggalan2 ne2 moyang. Dgn bgn insylh lebih byk masyarakt luas yg mengenal kota Pati. Semangat..54 dech bt Pati..;-)

  9. Bener adanya bangunan kuno batu bata, yg berupa kayak candi dan ditemukan di dlm tanah br di gali 1m.Karna dana kurang di hentikan sementara.

  10. wah..saya bangga sebagai warga kayen yang ditemukan candi

  11. Apapun yang kita lihat, pasti mengandung maksud dan tujuan Allah swt, mari kita gali hal tersebut sehingga dapat bermanfaat bagi kita semua, mungkin ada hubungannya dengan masalah yg kita hadapi atau barang kali masalah lain yg kita belum tahu.

  12. wah…. akhir akhir ini dunia selalu di sibukkan dengan hal-hal kuno yang menjadi perbincangan baru, seperti di temukannya candi baru…..

  13. hohooooo ternyata di daerahQ sendiri….mngkin tu mlah sbelahan ama sawah kakakQ…soale yg mw dbikin musholla tu pas tanah warisane kakakQ mas brow…tankz tas infoY y…

  14. kebanyakan benda2 arkeologi ditemukan secara tidak disengaja di tanah milik warga…untuk itu masyarakat harus berperan menjaga dan melestarikan benda2 kuno kekayaan daerahnya…

  15. kira2 brp luas area candi tsb??

    • belum diteliti menyeluruh sehingga belum diketahui pasti berapa luas area yang mengandung data arkeologi

  16. kapan digali lagi

  17. Nyesel juga kemaren pulang tapi gak sekalian ziarah,,

  18. Ok bozzz….aq anak kayen lo….

  19. Waw….berarti jaman dulu ada keraja,an ya di mbuloh…

  20. di daerah ngablak jga ada pak.semacam patung ganesa lebih detailnya kecamatan cluwak dekat pasar ngablak tempatnya punden gender

  21. apakah penggaliannya masih di teruskan sampai sekarang..?
    so aku masih penasaran ni,…

  22. Masiu banyak lagi candi di daerah kayen pati,,, andai mau menelusuri lebih lanjut

  23. kalau di desa kemiri yang merupakan cikal bakal kab.pati ada juga dak situs atau peningalan yang di temukan ??


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori