Oleh: hurahura | 15 Januari 2013

Cagar Budaya : Pemkot Bogor Siapkan Rencana Aksi Kota Pusaka

KOMPAS, Sabtu, 12 Jan 2013 – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor, Jawa Barat, sedang menyusun rencana aksi kota pusaka untuk menjaga identitas kota. Rencana aksi ini akan bermuara pada revitalisasi sejumlah kawasan pecinan di Suryakencana dan kawasan Arab di Empang, serta mendorong peningkatan status Kebun Raya Bogor sebagai pusaka dunia.

”Kota pusaka akan diarahkan untuk kawasan pecinan dan Empang karena karakteristiknya mendekati homogen. Namun, yang menyusun konsep kota pusaka adalah Bappeda Kota Bogor,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bogor Yan Yan Rusmana di Kota Bogor, Jumat (11/1).

Penyusunan rencana aksi itu merupakan bagian dari program Kementerian Pekerjaan Umum yang mengusulkan 10 kota pusaka di Indonesia. Selain Kota Bogor, ada Kota Semarang di Jawa Tengah, Palembang di Sumatera Selatan, Yogyakarta, Aceh, dan Sawahlunto di Sumatera Barat.

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kota Bogor Lorina Darmastuti mengatakan, pihaknya akan mengkaji manajemen kota pusaka. Hal ini meliputi kelembagaan dan peran pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun masyarakat. Selain itu, juga akan diikuti inventarisasi, analisis, dan penetapan pusaka, pengelolaan risiko bencana untuk pusaka, serta olah desain kota pusaka.

”Sekarang kami masih akan fokus pada struktur nonfisik seperti garis panduan dan peraturan wali kota. Kami ingin kajian lebih dahulu seberapa jauh kemampuan pemerintah kota merevitalisasi, lalu kemungkinan pendanaan karena revitalisasi juga perlu pendanaan,” katanya.

Penyusunan rencana aksi kota pusaka ini juga akan disinkronkan dengan rencana tata ruang wilayah dan rencana detail tata ruang Kota Bogor. Namun, Lorina mengaku belum bisa memasang target kapan rencana aksi bisa diimplementasikan dalam revitalisasi kawasan cagar budaya karena bergantung pada program Kementerian Pekerjaan Umum.

Budayawan Bogor, Eman Sulaeman, berharap segera ada upaya nyata menjaga cagar budaya di Kota Bogor. Dia mengaku miris melihat bangunan cagar budaya di Kota Bogor bertumbangan. Dia memperkirakan lebih dari 60 persen bangunan cagar budaya di Kota Bogor sudah dihancurkan pemilik modal.

Pemerintah Kota Bogor, kata Eman Sulaeman, begitu mudah mengeluarkan perizinan pembangunan bangunan cagar budaya di Kota Bogor.

”Lama-lama jadi ngahiyang (lenyap) sejarah Kota Bogor,” tuturnya. (GAL)

Iklan

Responses

  1. Menarik sekali upaya pemkot bogor ini, mari lestarikan budaya bangsa.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori