Oleh: hurahura | 3 November 2014

Situs Liyangan Menarik Minat Kolektor

Berbagai temuan di situs Liyangan, Desa Purbosari, Kecamatan Ngadirejo, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, menarik perhatian sejumlah kolektor. Mereka berdatangan dan ingin memilikinya dengan menawarkan sejumlah uang. Situs Liyangan yang berlokasi di lereng Gunung Sindoro merupakan situs permukiman kuno pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Kepala Desa Purbosari Sofiudin mengatakan, saat menyimpan temuan berupa patung kepala singa, dia mendadak kerap didatangi kolektor. Setidaknya ada 10 kolektor yang pernah mendatanginya.

”Selama satu tahun lebih menyimpan temuan itu, rumah saya didatangi kolektor silih berganti. Salah satu di antaranya bahkan sempat menawarkan akan membeli patung kepala singa itu dengan harga Rp 200 juta,” ujar Sofiudin, Jumat (31/10), di Temanggung. Akhirnya, temuan patung tersebut diserahkan kepada Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah untuk disimpan, beberapa bulan lalu.

Salah seorang juru pelihara situs Liyangan, Samudi, juga sempat didatangi seorang kolektor dari Solo, Jawa Tengah, yang menyatakan berminat mengoleksi temuan dari situs Liyangan. ”Sebelum yang bersangkutan mengungkapkan secara jelas tentang harga dan temuan apa yang diinginkan, kolektor itu langsung saya tolak,” ujar Samudi. Maraknya kedatangan kolektor tersebut terjadi pada 2012 hingga 2013.

Saat ini, rumah Samudi masih menjadi tempat penyimpanan sementara puluhan temuan dari situs Liyangan. Temuan yang masih disimpan antara lain pecahan-pecahan keramik, gerabah, dan alat-alat dapur. Temuan utuh, seperti patung dan guci, sudah disimpan oleh BPCB Jawa Tengah.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Temanggung Didik Nuryanto menyatakan, karena belum ada tempat khusus untuk menyimpan temuan dari situs itu, untuk sementara waktu temuan dititipkan di rumah-rumah warga. ”Dengan mempertimbangkan faktor keamanan, pemerintah pusat akan membangun museum untuk menyimpan temuan dari situs Liyangan,” ujarnya. (EGI)

(Sumber: Kompas, Senin, 3 November 2014)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: