Oleh: hurahura | 29 Desember 2010

Temuan Arkeologi Paling Top 2010

Epochtimes.co.id, Senin, 27 Desember 2010 – Situs majalah National Geographic AS pada 14 Desember lalu memilih 10 besar temuan arkeologi 2010, menyingkap misteri pengarang “Kitab Kuno Laut Mati”, temuan situs bahtera Nabi Nuh di Turki, tampilan menyeluruh 3 dimensi kota kuno suku Maya, lenyapnya 12 situs budaya di seluruh dunia, temuan tengkorak perempuan di kuil kuno ribuan tahun di Peru, dan temuan DNA yang mengungkap rahasia kematian Firaun muda Tutankhamun dan temuan-temuan penting lainnya.

Berikut beberapa di antara temuan tersebut:

Dunia Amazon yang “hilang”

Sebuah riset yang dilansir Januari 2010 lalu menyebutkan, para peneliti menemukan ratusan gambar berbentuk lingkaran, persegi, dan bentuk geometris lainnya, yang tertutup pepohonan di sebuah hutan rimbun, ini membuktikan bahwa di wilayah Amazon pernah eksis suatu komunitas masyarakat kuno dan makmur yang belum pernah dikenal sebelumnya.

Dari foto satelit yang diambil sejak 1999, di wilayah aliran Amazon terdapat sekitar 200 lebih gambar geometris konstruksi, yang membentang sepanjang 155 mil (sekitar 250 km). menurut perkiraan terbaru para peneliti, jumlah struktur bangunan kuno yang ada di wilayah tersebut mungkin mencapai hampir 10 kali lipat dari jumlah temuan yang ada saat ini dan tertutup rerimbunan hutan tersebut.


Penyebab kematian Tutankhamun

Menurut sebuah hasil riset yang dilansir Februari 2010 lalu, Firaun Tutankhamun berfisik lemah, terserang penyakit, dan gangguan penyakit tulang, sementara ayah dan ibu Tutankhamun yang merupakan pernikahan kerabat dekat mungkin merupakan penyebab sang Firaun mengidap penyakit keturunan. Kenyataannya ia tidak terlihat seperti “Dewa Matahari” yang bertubuh tinggi besar seperti dalam gambarnya.


Lenyapnya 12 situs budaya dunia

Menurut laporan yang dirilis Oktober 2010 lalu oleh Yayasan Peninggalan Bersejarah Dunia yang berkantor pusat di San Francisco Kalifornia, kota kuno Ani merupakan salah satu dari 12 peninggalan budaya dunia yang tengah di ambang kehancurannya. Kota kuno Ani terletak di dekat wilayah militer di perbatasan antara Turki dan Armenia. Lukisan dinding di Gereja St. Gregory di Tigran Honents yang rusak seolah mengisahkan kepada dunia suatu cerita yang diabaikan oleh umat manusia di kota kuno Ani pada abad pertengahan di Turki.


Rumah kayu di Kutub Selatan

Januari 1912, seorang eksplorasi asal Inggris Robert Falcon Scott menumpang kapal Terra Nova menapak jauh ke dalam kutub selatan. Hampir seratus tahun kemudian, para pakar sedang berusaha untuk mempertahankan rumah kayu yang dibangun oleh penjelajah ini berikut tiga tempat peninggalan lainnya, untuk mencegahnya agar tidak terkubur selamanya oleh badai salju di kutub selatan.

Rumah kayu itu panjangnya sekitar 15 meter, lebar sekitar 7,6 meter, dan dapat menampung 33 orang. Scott berikut tim ekspedisinya pernah bernaung di rumah tersebut, untuk berlindung dari angin dingin kutub selatan yang menusuk tulang.

1 September 1985, penjelajah lautan Robert Ballard memimpin suatu tim penjelajah yang berhasil menemukan bangkai Kapal Titanic yang tenggelam di dasar laut di kedalaman sekitar 3,8 km di Samudra Atlantik dekat kepulauan Newfoundland. Ilmuwan menemukan bahwa bangkai kapal tersebut sedang digerogoti oleh bakteri pemakan besi di dasar laut.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori