Oleh: hurahura | 9 Maret 2011

Ratusan Makam Kuno Ditemukan di Kabupaten Lebong

Antara – Selasa, 8 Maret 2011 – Lebih dari 900 makam kuno ditemukan di sebuah bukit di Desa Tambang Sawah, Kecamatan Pinang Belapis, Kabupaten Lebong, Bengkulu.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lebong Yustin Hendri mengatakan, ratusan makam yang memiliki nisan yang dinomori itu sudah sejak lama diketahui masyarakat, namun jumlahnya tidak diketahui dengan pasti.

“Warga setempat sudah lama tahu di bukit itu ada makam kuno, tapi setelah kami cek ke lapangan ternyata jumlahnya hampir 1.000 makam dan uniknya semua nisan bernomor,” katanya saat dihubungi dari Bengkulu, Selasa.

Uniknya lagi, menurut dia, terdapat satu buah nisan berbentuk salib yang bertuliskan arab gundul.

Saat ini, petugas dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan melakukan pengawasan terhadap ratusan makam yang sudah dibersihkan dari lumut itu.

“Kami sudah melaporkan ke Bupati dan DPRD, selanjutnya dalam waktu dekat akan berkoordinasi untuk menindaklanjuti temuan ini,” tuturnya, menambahkan.

Yustin menuturkan terdapat berbagai versi yang berkembang di masyarakat terkait temuan ratusan makam kuno tersebut.

Sebagian mengatakan, ratusan nisan yang diberi nomor itu merupakan makam para buruh pekerja tambang emas pada zaman Belanda pada 1905-1938.

“Ada juga yang mengatakan makam itu adalah makam orang Belanda karena ada salib tapi bertuliskan huruf arab,” ucapnya.

Untuk meneliti ratusan makam kuno tersebut, pihaknya akan mengundang Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala (BP3) yang berkantor di Jambi serta Balai Arkeologi Palembang, Sumatera Selatan.

About these ads

Responses

  1. di kabupaten kepahiang tepat nya di danau wisata suro bandung ada beberapa makam tua sering di sebut juga makam keramat jumlah dari makam itu tidak ada yg tau namun semenjak saya kesana dan membersikan nya terdapat kurang lebih 10 makam,kata orang tua sini it adalah makam tetua yg sakti. namun saat ini belum ada pihak dari kebudayaan kepahiang menjumpai makam itu,saya berharap semoga ada yg membaca dari dinas kebudayaan untuk melestarikan peninggalan makan kuno zaman dahulu dan letak makam itu dipinggi danau sebelum danau itu ada dulu di pinggir makam it adalah sungai musi yg beraliran dari palembang


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.731 pengikut lainnya.