Oleh: hurahura | 18 September 2010

Penemuan Hewan Mirip Bunga Karang Hidup 650 Juta Tahun Yang Lalu


Epochtimes, Jumat, 17 September 2010 – Para ilmuwan telah menemukan fosil binatang dari sekitar 650 juta tahun lalu. Fosil ini lebih tua dari fosil binatang yang ditemukan sebelumnya. Fosil-fosil tersebut ditemukan di Australia Selatan, bertubuh keras, hewan seperti bunga karang.

“Para ilmuwan menemukan bahwa spesies ini mungkin muncul di bumi 90 juta tahun lebih awal dari yang diketahui sebelumnya,” kata H. Richard Lane dari National Science Foundation dalam siaran pers. “Hal ini dapat dibandingkan dengan men-setting kembali masa modern yang dimulai sejak masa awal hingga akhir Kretasius (sebuah pembagian kala geologi).”

Sebelum penemuan ini, penemuan hewan bertubuh keras tertua adalah dari 550 juta tahun lalu, sementara beberapa fosil hewan kontroversial bertubuh lunak dinyatakan 577-542 juta tahun yang lalu.

“Kami terbiasa mencari batuan dengan menempelkan potongan lumpur, dan pada awalnya ini adalah apa yang kami pikir dapat kami lihat,” kata Dr Adam Maloof dari Universitas Princeton dalam siaran pers. “Tapi kemudian kami melihat bentuk-bentuk yang terulang ini kami temukan di mana-mana – tulang ayam, cincin, lempeng berlubang dan landasan. Kami menyadari bahwa kami telah tersandung pada beberapa jenis organisme, dan kami memutuskan untuk menganalisis fosil.”

Penemuan ini dipublikasikan dalam jurnal Nature Geoscience edisi 17 Agustus. (Stephanie Lam/The Epoch Times/bdn)

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 1.710 pengikut lainnya.